Keutamaan Malam Lailatul Qadar dan Tanda Kedatangannya

Keutamaan Malam Lailatul Qadar dan Tanda Kedatangannya

Dikatakan, malam Lailatul Qadar akan datang di satu malam di setiap tahunnya tepatnya di bulan Ramadan. Banyak ulama yang mengungkapkan bahwa malam Lailatul Qadar kemungkinan besar akan datang pada 10 malam terakhir Ramadan. Dari Imam Muslim diriwayatkan,

“Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru.” (HR. Imam Muslim, 762).

Sementara itu, dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda, “Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan nampak kemerah-merahan yang begitu menghangatkan dan menenangkan.” (HR. Al Baihaqi). Dalam sebuah riwayat juga dijelaskan, “Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh pada 10 hari terakhir dari bulan Ramadan, melebihi kesungguhan beliau di waktu lainnya. (HR. Muslim).

Banyak ulama menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar akan datang di malam ganjil 10 hari terakhir Ramadan. Malam itu bisa saja malam ke 21, malam ke 23, malam ke 25, malam ke 27 atau malam ke 29. Meski begitu, kedatangan malam ini sangatlah dirahasiakan oleh Allah SWT. Sehingga, tidak menutup kemungkinan bahwa malam Lailatul Qadar juga datang di 10 malam Ramadan pertama, 10 malam Ramadan tengah atau di 10 malam terakhir Ramadan tepatnya di malam genap seperti malam 22, 24, 26 dan 28 atau 30.

Mengenai malam Lailatul Qadar, istri kesayangan Rasulullah yakni Aisyah pernah bertanya mengenai malam ini kepada Rasulullah SAW,

“Aku bertanya, Ya Rasulullah, bagaimana jika aku dapat mengetahui malam qadar itu, apa yang sebaiknya aku ucapkan di malam itu?” Rasulullah pun menjawab, “Ucapkanlah olehmu; Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun, suka mengampuni kesalahan, maka, ampunilah segala kesalahanku.” (Hr. Muttafaq Alaih).

Lalu, bagaimana agar kita bisa tahu bahwa suatu malam di bulan Ramadan yakni malam Laitul Qadar telah tiba atau datang? Secara umum sesuai dengan penjelasan ulama, tanda kedatangan malam Laitul Qadar bisa diketahui dengan empat tanda. Tanda pertama adalah esok pagi matahari akan terbit dalam keadaan jernih, teduh dan seperti tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab, Rasulullah bersabda “Subuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim).

Tanda kedua adalah sinar mentari pagi begitu cerah namun teduh dan menenangkan. Tanda ketiga adalah udara di malam Lailatul Qadar tidaklah dingin, tidaklah berawan, tidak panas dan tidak juga badai. Sementara untuk tanda keempat, malaikat akan menurunkan ketenangan sehingga para manusia akan merasa sangat tenang, nyaman dan kenikmatan tersendiri saat ia beribadah dengan sungguh-sungguh. Ketenagan dan kenikmatan ini bahkan dikatakan tidak akan didapatkan pada hari-hari yang lain.

Itulah sepenggal penjelasan mengenai malam Lailatul Qadar. Semoga, kita semua yang beragama muslim bisa merasakan dan bertemu dengan malam yang lebih mulia dari 1000 malam di Ramadan tahun ini. Semoga, informasi ini bermanfaat dan kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Bagi kamu yang beragama muslim dan sedang menjalankan ibadah puasa, selamat menjalankan ibadah puasa.

sumber : vemale
Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *